Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat tiba di pulau kelapa dua kepulauan seribu, Jakarta (foto: Instagram/@aniesbaswedan).

INDONESIADAILY.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bermalam di pulau yang pernah dijuluki Nochtwachter atau “Sang Penjaga Utara” dan kini dinamakan Pulau Sabira, Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (30/4/21) malam.

“Kami bermalam di sini, silaturahmi dengan warga, kemudian akan ngobrol dan diskusi dengan warga, baru nanti Insya Allah besok kembali ke Jakarta,” kata Anies.

Anies menginap di rumah Ketua RW 03 Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu, Ali Kurniawan.

Dia pun menjadi satu-satunya Gubernur DKI Jakarta yang tak cuma datang berkunjung sebanyak dua kali, tapi juga satu-satunya Gubernur DKI Jakarta yang mau menginap di pulau terdepan di Provinsi DKI Jakarta itu.

“Saya datang ke sini pada April 2019, lebih tepatnya dua tahun yang lalu. Kira-kira 20 tahun, kosong, tidak pernah dan tidak ada gubernur yang datang seperti ini,” ujar Anies.

Anies mengatakan. Pulau Sabira memang secara hitungan kilometer lebih dekat ke daratan Sumatera daripada daratan Pulau Jawa. Tapi Pulau Sabira tetap bagian dari Provinsi DKI Jakarta.

“Hitungan kilometer bisa saja jauh dari Monas, tapi perasaan, hati, dan ikatan kebersamaan kami amat kuat dan amat dekat. Walaupun hitungan kilometernya jauh,” kata Anies.
​​​​​​​

Anies mengatakan kesempatan ini adalah kesempatannya untuk berkunjung secara komplet di Pulau Sabira. Dia menepati janjinya untuk menginap satu malam guna berdiskusi dengan warga setempat.

Tak hanya menginap, Anies juga bisa Shalat Isya dan Tarawih berjamaah dengan warga Pulau Sabira di Masjid Jami’ Nurul Bahri, Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu.

Jamaah shalat pada malam 18 Ramadhan itu pun membeludak, tak hanya karena jarak saf yang sengaja direnggangkan oleh penanda dari lakban kuning. Pemimpin DKI Jakarta ikut melaksanakan shalat berjamaah bersama warganya.

Tampak sebagian jamaah menggelar sajadah di atas teras masjid agar tetap menjaga jarak, namun tetap menyaksikan Gubernur DKI Jakarta secara langsung di dekat.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Jaya) membangun lagi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pulau Sebira.

PLTS itu berkapasitas daya sebesar 400 kilowatt peak (KWp) dan diproyeksi dapat menghasilkan energi sebesar 1.200 kilowatt jam (kWh) per hari.

“Alhamdulillah dengan PLTS ini, penggunaan pembangkit listrik tenaga diesel bisa dikurangi 50 persen sehingga lebih efisien,” pungkas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (ud/ed).

LEAVE A REPLY