Polda Papua saat menggelar dialog interaktif di Stasiun Pro I RRI Jayapura (foto: Dok/Polri).

INDONESIADAILY.ID – Polda Papua menggelar dialog interaktif di Stasiun Pro I RRI Jayapura. Kegiatan itu bertemakan Program Binmas Noken Sebagai Program Unggulan Polda Papua.

Ka Posko Jayapura Satgas Binmas Noken Nemangkawi Polri AKBP Yamin Dian Priono memaparkan bahwa, Noken dimaknai sebagai wadah untuk menampung semua aspirasi masyarakat Papua baik itu berupa pendapat, keluhan, harapan, keinginan dan sebagainya.

“Jadi keberadaan kami yang dibentuk dalam Satuan Tugas (Satgas) kapasitasnya sebagai penampung aspirasi atau lebih tepatnya sebagai pendengar dari apa yang diharapakan, apa yang diinginkan maupun penampung pendapat ataupun keluhan oleh masyarakat Papua itu sendiri,” kata Yamin dalam acara tersebut, Jumat (25/3/2021).

Menurutnya, program Binmas Noken Nemangkawi Polri ini berawal sejak tahun 2018 yang merupakan bagian dari kegiatan Polri yang diharapkan dapat menampung dan juga menindak lanjuti guna memberikan sebuah kesejahteraan kepada masyarakat Papua.

“Jadi bukan hanya sekedar menampung saja akan tetapi harus ditindak lanjuti sehingga tidak terlihat sebagai formalitas kegiatan semata,” tuturnya.

Kesempatan yang sama, Kabid Bin Tomas Binmas Noken Polri Ipda I Made Ambo Arjana, mengatakan, program Binmas Noken Ini merupakan ide bapak Kapolri untuk mengangkat martabat tentunya dengan melalui kegiatan kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan.

“Jadi program Binmas Noken ini merupakan salah satu program Polisi yang menggunakan pendekatan secara humanis pendekatan yang juga kita sesuaikan dengan masyarakat kita di Papua ini, jadi kita sebagai Satuan Tugas dari Kepolisian tidak memaksakan diri untuk menggunakan cara kita saja tapi kita tentunya menyesuaikan dengan kearifan lokal setempat,” ucapnya.

Ia memastikan, pada dasarnya Binmas Noken Polri berprinsip bahwa tidak ada manusia yang jika diperlakukan secara manusiawi kemudian dia tidak berperilaku seperti manusia.

“Jadi kami punya pengalaman mungkin yang paling berkesan yaitu di daerah Lanny Jaya dimana ada pemberdayaan kopi mungkin mereka merasa trauma atau kecewa dari banyak pengusaha atau mungkin yang datang kesana yang seoalah-olah memanfaatkan mereka dan lain sebagainya, tapi pada kenyataanya mereka tidak pernah menikmati bantuan,” paparnya.

Sebab itu, melalui Satgas Binmas Noken ini merupakan stimulus bagi masyarakat dan pemerintah untuk bagimana memberdayakan masyarakat dengan mengoptimalkan potensi yang ada di Papua.

“Kita bisa menunjukkan diri bahwa kita bisa mengangkat harkat dan martabat serta kehidupan kita di Papua ini menjadi lebih baik,” pungkasnya. (ud/ed).

LEAVE A REPLY