INDONESIADAILY.ID – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengatakan, kemiskinan terjadi lantaran beberapa faktor. Di antaranya, dari potensi alam, sumber daya alam (SDA), sumber daya manusia (SDM) atau juga modal. Sehingga tidak hanya terjadi pada satu faktor saja.

Adanya daerah-daerah Miskin di Jawa Timur, dapat diindikasikan masih adanya praktik korupsi yang dilakukan di daerah tersebut. Ini pula yang menjadi bidikan lembaga antirasuah KPK.

“Kalau kemungkinan ada korupsi di dalamnya, maka kami KPK akan konsen kepada daerah-daerah yang kemajuan ekonominya masih lambat. Tentunya itu jadi bagian fokus kami yang akan kami soroti,” ujarnya.

Sementara itu saat ditanyakan bagaimana dengan Kabupaten Probolinggo sendiri, mengingat daerah ini masuk pada nominasi Daerah termiskin di Jawa timur. Ia tidak dapat menyampaikan satu persatu. “Kami belum menyampaikan satu persatu (daerah, Red),” ujarnya.

Hanya saja ia menjelaskan bahwa apa yang dilakukan KPK tentu dengan pencegah yang menggunakan tim melalui beberapa mekanisme, dan memonitoring agar tidak berkorupsi. Mulai dari SDM, Perizinan, tata kelola SDA, Menejemen aset, Pajak dan Retribusi daerah. Apakah sudah terindentifikasi dan cara penghitungannya sudah cukup efisien efektif atau tidak.

“Kalau memang dirasa bagus, kami setiap tahun memonitor dan memberi skor. Sejauh mana pencegahan tindak pidana korupsi yang dilakukan dimasing-masing daerah,” ujarnya. (ud/ed).

LEAVE A REPLY